Laman

Minggu, 18 Desember 2011

01 Oktober 2011

Budaya Orang Jepang: Membungkuk


Jika dilihat sekilas, Jepang adalah negara yang paling sopan penduduknya. Kenapa? Karena mereka paling sering membungkuk. Entah itu meminta maaf, berkenalan, bertamu di rumah orang, mengatakan permisi, bahkan sampe berbicara di telepon pun orang jepang sampe membungkuk sedikit (padahal orang yang berbicara dengannya tidak bisa melihat dia).

Budaya Orang Jepang: Membungkuk

Membungkuk (お辞儀, ojigi) adalah sebuah keharusan. Tradisi yang sudah harus diajarkan kepada anak-anak sejak balita. Ada beberapa jenis cara membungkuk, mari kita pelajari satu per satu...

1. Mengangguk Pelan, 5 Derajat:

Ini hanya anggukan kecil kepala kamu. Cara anggukan ini lebih ditujukan jika kamu bertemu dengan teman lama, tetangga, atau keluarga dekat. Oh ya, kalau kamu orang yang berpangkat tinggi (seperti Perdana Menteri atau Boss Yakuza), kamu juga bisa mengangguk pelan seperti ini kepada orang-orang yang membungkuk ke kamu. Ini artinya orang lain-lah yang harus lebih menghormati kamu, kamu cukup mengangguk pelan saja untuk menerima penghormatannya.

2. Membungkuk Salam (Eshaku / 会釈), 15 Derajat:

Cara membungkuk ini sedikit lebih formal. Digunakan untuk memberi salam kepada orang-orang yang sudah kamu kenal di kantor atau kepada orang-orang yang kamu tahu tapi tidak terlalu kenal.

3. Membungkuk Hormat (Keirei / 敬礼), 30 derajat:

Ini adalah cara membungkuk yang sangat formal. Digunakan untuk menunjukan rasa hormat kamu kepada boss di kantor, kepada orang-orang yang jabatannya lebih tinggi atau kepada mereka yang jauh lebih tua.

4. Membungkuk Hormat Tertinggi (Sai-keirei / 最敬礼), 45 derajat:

Ini adalah cara membungkuk yang mempunyai arti sangat dalam. Ini adalah cara kamu menunjukkan rasa bersalah kamu yang sangat dalam. Ini adalah cara kamu meminta maaf kalau kamu melakukan kesalahan besar. Atau bisa juga digunakan untuk memberikan hormat kepada orang-orang yang sangat tinggi jabatan dan status sosialnya, seperti Kaisar Jepang misalnya.

5. Membungkuk Berlutut:

Kamu tidak akan terlalu sering melihat orang membungkuk seperti ini di muka umum, karena cara membungkuk seperti ini adalah cara membungkuk yang amat sangat dalam artinya. Orang akan berlutut seperti ini jika dia telah melakukan kesalahan fatal, seperti kesalahan yang mengakibatkan kematian orang lain. Ini juga cara orang-orang menghormati Kaisar di jaman dulu.

jepang

Intinya, semakin kamu menghormati orang tersebut, semakin dalam bungkukan kamu. Semakin besar perasaan bersalah kamu kepada seseorang, semakin dalam pula bungkukan kamu. Orang Jepang memang dikenal paling sering meminta maaf.

Mungkin karena meminta maaf berarti mengakui kegagalan sendiri atau mengaku bersalah, kita tampak enggan untuk meminta maaf sebelum terbukti siapa yang melakukan kesalahan. Tapi di Jepang, kata "egoisme" tidak ada tempat untuk berkembang. Di Jepang, meminta maaf dianggap sebagai kewajiban, meskipun belum tentu kamu yang salah. Permintaan maaf menunjukkan bahwa seseorang rela bertanggung jawab dan menghindari menyalahkan orang lain.

Semakin tinggi jabatan seseorang, maka dia harus semakin berani meminta maaf jika dia atau anak buahnya melakukan kesalahan. Makanya tidak heran jika banyak pejabat pemerintahan, seperti walikota, gubernur, menteri dan perdana menteri sekalipun yang membungkuk meminta maaf kepada publik dan akhirnya memilih mengundurkan diri daripada malu dibicarakan orang -- sesuatu yang amat sangat jarang kita lihat di Indonesia.



Membungkuk = Ojigi / お辞儀

Sabtu, 17 Desember 2011

ini adalah universitas-universitas paling populer d jepang, keren ya.
fasilitas ny waw :D

the University of Tokyo (Universitas Tokyo,Tokyo Daigaku)




Universitas Tokyo (東京大学; Tōkyō Daigaku, disingkat 東大 Tōdai) umumnya diperingkatkan sebagai universitas paling prestisius di Jepang.

Universitas Tokyo mempunyai lima kampus di Hongo, Komaba, Kashiwa, Shirokane dan Nakano dan 10 fakultas dengan total sekitar 28.000 mahasiswa, 2.100 di antaranya pelajar asing (jumlah yang besar untuk ukuran Jepang). Meski hampir segala jenis bidang akademis diajarkan di sini, ia paling terkenal akan fakultas hukum dan sastranya. Universitas Tokyo telah menghasilkan banyak politikus Jepang hebat meski kekuatan universitas ini sedang menurun.

Rival-rival Universitas Tokyo adalah Universitas Kyoto sebagai universitas negeri, dan Universitas Waseda dan Universitas Keio dan Universitas Meiji sebagai universitas swasta. Dalam bidang sains, Universitas Kyoto telah menghasilkan lebih banyak ilmuwan yang hebat dan peraih Hadiah Nobel.

Universitas Tokyo didirikan oleh pemerintah Era Meiji pada 1877 dengan menggunakan namanya seperti sekarang setelah penggabungan perguruan-perguruan tinggi negeri dalam bidang kedokteran dan pembelajaran Barat. Ia kemudian dinamakan ulang menjadi Universitas Kekaisaran (帝國大學 Teikoku Daigaku) pada 1886 dan kemudian "Universitas Kekaisaran Tokyo" (東京帝國大學 Tōkyō Teikoku Daigaku) pada 1887, ketika sistem universitas kekaisaran diciptakan. Pada 1947, setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, ia kembali bernama Universitas Tokyo.

Fakultas-fakultas yang ada di Todai tuh

* Law
* Medicine
* Engineering
* Letters
* Science
* Agriculture
* Economics
* Arts and Sciences
* Education
* Pharmaceutical Sciences
* History
* Environmental Studies

Graduate schools

* Humanities and Sociology
* Education
* Law and Politics
* Economics
* Arts and Sciences
* Science
* Engineering
* Agricultural and Life Sciences
* Medicine
* Pharmaceutical Sciences
* Mathematical Sciences
* Frontier Sciences
* Information Science and Technology
* Interdisciplinary Information Studies
* Public Policy

Research institutes

* Institute of Medical Science
* Earthquake Research Institute
* Institute of Oriental Culture
* Institute of Social Science
* Institute of Industrial Science
* Historiographical Institute
* Institute of Molecular and Cellular Biosciences
* Institute for Cosmic Ray Research
* Institute for Solid State Physics
* Ocean Research Institute
* Research Center for Advanced Science and Technology


Dan banyak banged orang terkenal yang lulus dari ni kampus,kebanyakan Politikus dan Sastrawan,beberapa Perdana Mentri yang pernah menjabat di Jepang pun,lulusan dari Kampus ini...

Banyak juga lulusan universita ini memenangkan Nobel loh...
Di tambah lagi,

ToDai adalah Universitas nomer satu,bukan cuma di Jepang,tapi juga di Asia!!! Bahkan,menurut Global University,Universitas Tokyo tuh,terbaik ke tiga di Dunia,nah lo~~~

Ada yang mikir ga,"Ada ga artis yang kul di tempat ini?" nah,buat yang suka V-Kei,tau Dir en Grey dong,salah satu personil nya,Die itu katanya sempat kuliah di ToDai loh,walau ga sampe tamat...

Ok,kalo ngerasa ga mungkin masuk universitas ini (ehe!) mari kita lanjutkan ke universitas lain


Kyoto University



Kyoto University (京都大学 ,Kyōto Daigaku?) adalah universitas negeri di Kyoto, Jepang. Universitas ini didirikan pada tahun 1897 sebagai Universitas Imperial Kyoto, dan merupakan universitas negeri tertua nomor dua di Jepang. Universitas Kyoto memiliki 10 fakultas, 17 sekolah pascasarjana, 13 institut riset, serta 29 pusat riset dan pendidikan.[2]

Ciri khas universitas ini adalah tradisi akademik yang menghargai semangat kebebasan dan kemerdekaan akademik.[3] Penelitian dilakukan berdasarkan minat dan tujuan masing-masing individu. Sebagai universitas berorientasi penelitian, Universitas Kyoto hingga kini telah menghasilkan 5 penerima Penghargaan Nobel dalam bidang fisika teori, kimia, dan biologi molekuler.[3]

Kampus utama adalah Kampus Yoshida yang berada di pusat kota Kyoto. Dua kampus lainnya adalah Kampus Uji dan Kampus Katsura. Kampus Uji merupakan pusat riset energi dan ilmu alam, terletak di Uji, Prefektur Kyoto. Kampus Katsura adalah kampus baru yang dibuka Oktober 2003, letaknya 7 km dari kampus utama.

Fakultas

* Fakultas Humaniora
* Fakultas Sastra
* Fakultas Pendidikan
* Fakultas Hukum
* Fakultas Ekonomi
* Fakultas Sains
* Fakultas Kedokteran
* Fakultas Farmasi
* Fakultas Teknik
* Fakultas Pertanian

Sekolah pascasarjana

* Sekolah Pascasarjana Sastra
* Sekolah Pascasarjana Pendidikan
* Sekolah Pascasarjana Hukum
* Sekolah Pascasarjana Ekonomi
* Sekolah Pascasarjana Sains
* Sekolah Pascasarjana Kedokteran
* Sekolah Pascasarjana Ilmu Farmasi
* Sekolah Pascasarjana Teknik
* Sekolah Pascasarjana Pertanian
* Sekolah Pascasarjana Manusia dan Lingkungan Hidup
* Sekolah Pascasarjana Ilmu Energi
* Sekolah Pascasarjana Kajian Wilayah Asia dan Afrika
* Sekolah Pascasarjana Informatika
* Sekolah Pascasarjana Kajian Biologi
* Sekolah Pascasarjana Kajian Lingkungan Hidup Global
* Sekolah Ilmu Pemerintahan
* Sekolah Pascasarjana Manajemen Ekonomi

Ok,dua di atas adalah Univeritas terbaik Negeri,selanutnya,kita ke Universitas Swasta...

Nah,namanya juga Universitas Swasta yah,~~~
Banyak banged artis Jepang yang kuliah,di kampus-kampus beken berikut ini...
Kali aja ada yang pengen satu kampus sama Idolanya yah,ehehehe

Kita mulai aja dari

Waseda University



Universitas Waseda (早稲田大学 Waseda Daigaku; atau disingkat 早大 Soudai) adalah salah satu dari dua universitas swasta paling prestisius di Jepang (satunya lagi adalah Universitas Keio) sementara dua universitas negeri paling prestisius adalah Universitas Tokyo dan Universitas Kyoto. Waseda terletak di daerah Shinjuku di Tokyo. Waseda terkenal dengan klimat liberalnya yang disimbolkan dengan mottonya "Independence of Learning" atau "Kebebasan Belajar".

Waseda didirikan oleh seorang samurai terpelajar bernama Okuma Shigenobu pada 1882, dan menjadi universitas penuh pada 1902. Hampir sebagian besar dari kampusnya hancur oleh serangan bom pada masa Perang Dunia II namun dibangun dan dibuka kembali pada 1949.

Program sastra Waseda sangat terkenal, dan lulusannya termasuk Haruki Murakami dan Tawara Machi.

Undergraduate and Graduate Schools

Undergraduate Schools:

* School of Political Science and Economics
* School of Law
* School of Humanities and Social Sciences
* School of Culture, Media and Society
* School of Education
* School of Commerce
* School of Fundamental Science and Engineering
* School of Creative Science and Engineering
* School of Advanced Science and Engineering
* School of Social Sciences
* School of Human Sciences
* School of Sports Sciences
* School of International Liberal Studies

Graduate Schools:

* Graduate School of Political Science
* Graduate School of Economics
* Graduate School of Law
* Graduate School of Letters, Arts and Sciences
* Graduate School of Commerce
* Graduate School of Fundamental Science and Engineering
* Graduate School of Creative Science and Engineering
* Graduate School of Advanced Science and Engineering
* Graduate School of Education
* Graduate School of Human Sciences
* Graduate School of Social Sciences
* Graduate School of Asia-Pacific Studies
* Graduate School of Global Information and Telecommunication Studies
* Graduate School of Japanese Applied Linguistics
* Graduate School of Information, Production and Systems
* Graduate School of Sports Sciences
* Business School
* The Okuma School of Public Management
* Law School
* Graduate School of Finance, Accounting and Law
* Graduate School of Accountancy
* Graduate School of Environment and Energy Engineering

Research institutes

* Kagami Memorial Laboratory for Materials Science and Technology
* Institute for Comparative Law
* The Institute for Research in Business Administration
* Institute for Research in Contemporary Political and Economic Affairs
* Advanced Research Center for Human Sciences
* Advanced Research Institute for Science and Engineering
* Institute of Asia-Pacific Studies
* Global Information and Telecommunication Institute
* Institute for Advanced Studies in Education
* Center for Japanese Language
* Media Network Center
* Environmental Research Institute
* Environmental Safety Center
* Center for Finance Research
* Human Service Center
* Comprehensive Research Organization (Project Research Institute)
* Institute for Nanoscience & Nanotechnology
* Consolidated Research Institute for Advanced Science and Medical Care
* Information Technology Research Organization
* Organization for Asian Studies
* Waseda Institute for Advanced Study (WIAS)

Nah,di Waseda,lumayan banyak nih artis yang kul di sana,baik yang udah jadi alumnus ataupun yang lagi kuliah,ini beberapa di antaranya

Selebritis

* Sharon Au (aktris Singapore, pelawak dan presenter)
* Naohito Fujiki (aktor)
* Yasuharu Hasebe (sutradara)
* Mitsuhiro Hidaka (penyanyi)
* Ryoko Hirosue* (aktris)
* Shohei Imamura, sutradara, pemenang dua awards Palme d'Or di Cannes Film Festival
* Jyongri (penyanyi)
* Demon Kogure (penyanyi, komentator sumo)
* Yoshio Kojima (pelawak)
* Tetsuya Komuro* (musisi)
* Hirokazu Koreeda (sutradara)
* Tatsumi Kumashiro (sutradara)
* LaSalle Ishii* (pelawak)
* Matsumoto Kōshirō IX (aktor Kabuki)
* Keisuke Minami (aktor panggung, model)
* Tetsuya Murakami (penyanyi, anggota The Gospellers)
* Shigeru Muroi* (aktris)
* Yuichi Nakamaru (aktor, penyanyi (anggota KAT-TUN), sedang kuliah)
* Kazumasa Oda (musisi, mantan anggota Off Course)
* Kyosen Ōhashi (presenter dan penulis)
* Saeko (aktris)
* Masato Sakai* (aktor)
* Yuji Sakai (penyanyi, anggota The Gospellers)
* Sunplaza Nakano* (musisi)
* Tamori* (pelawak dan presenter)
* Yuya Tegoshi (aktor, penyanyi (anggota NEWS), sedang kuliah)
* Shinya Ueda (pelawak, anggota Cream Stew)
* Yutaka Yasuoka (musisi, anggota The Gospellers)
* Sayuri Yoshinaga (aktris)


Selanjutnya kita ke

Keio University



Universitas Keio (慶應義塾大学 Keiō Gijuku Daigaku) adalah perguruan tinggi tertua di Jepang.[2] Universitas ini didirikan pada 1858 oleh Fukuzawa Yukichi sebagai sekolah studi Barat (rangaku) di Edo (sekarang Tokyo), dan mendirikan tiga fakultas pertamanya pada 1890.[3] Universitas Keio memiliki 10 fakultas, dan 14 program pascasarjana.[4] Tim bisbol Keio bermain di Liga Bisbol Tokyo Big6.

Alumni terkenal Keio di antaranya tiga mantan perdana menteri Jepang: Junichiro Koizumi (2001-2006), Ryutaro Hashimoto (1996–1998), dan Inukai Tsuyoshi. Di sektor swasta, 230 alumni Keio menduduki jabatan CEO di perusahaan-perusahaan besar, dan 97 alumni Keio menjadi CEO di perusahaan modal asing di Jepang.[5]

Fakultas

* Fakultas Sastra
* Fakultas Ekonomi
* Fakultas Hukum
* Fakultas Bisnis dan Perdagangan
* Fakultas Kedokteran
* Fakultas Sains dan Teknologi
* Fakultas Manajemen Kebijakan
* Fakultas Lingkungan dan Studi Informasi
* Fakultas Keperawatan dan Pemeliharaan Kesehatan
* Fakultas Farmasi
* Program Korespondensi (belajar jarak jauh)

Program Pascasarjana

* Program Pascasarjana Sastra
* Program Pascasarjana Ekonomi
* Program Pascasarjana Hukum
* Program Pascasarjana Sosiologi
* Program Pascasarjana Bisnis dan Perdagangan
* Program Pascasarjana Kedokteran
* Program Pascasarjana Sains dan Teknologi
* Program Pascasarjana Administrasi Bisnis
* Program Pascasarjana Media dan Pemerintahan
* Program Pascasarjana Manajemen Kesehatan
* Program Pascasarjana Ilmu Farmasi
* Program Pascasarjana Desain Media
* Program Pascasarjana Desain Sistem dan Manajemen

Kampus

Universitas Keio memiliki kampus di 11 lokasi.

* Kampus Mita (Mita, Minato, Tokyo)
* Kampus Hiyoshi (Yokohama, Kanagawa)
* Kampus Yagami (Yokohama, Kanagawa)
* Kampus Shinanomachi (Shinjuku)
* Kampus Shonan Fujisawa (Fujisawa, Kanagawa)
* Kampus Shiba Kyoritsu (Minato, Tokyo)
* Kampus Shin-Kawasaki (Kawasaki, Kanagawa)
* Kampus Keio Tsuruoka (Tsuruoka, Yamagata)
* Kampus Urawa Kyoritsu (Urawa, Prefektur Saitama)
* Kampus Keio Osaka Riverside (Osaka)
* Kampus Keio Marunouchi City (Tokyo)

Alumni-alumni di Bidang Entertainment

* Nakata Atsuhiko, Comedian/Actor, (Economics)
* Ryo Fukawa, Comedian (Economics)
* Yo Hitoto, Singer (Environmental Studies)
* Ichikawa Ennosuke III, Kabuki actor
* Yujiro Ishihara, Actor (Dropout)
* Koide Keisuke, Actor, (Literature)
* Takahiro Konagawa, Musician, member of band, Charcoal Filter (Dropout)
* Asami Konno, Singer, former member of group, Morning Musume (Currently attending), (Environmental Studies, admission office)
* Misako Konno, Actress, Ambassadress of United Nations Development Programme
* Kreva, Singer, member of Kick the Can Crew
* Takashi Matsumoto, Lyricist, former member of Happy End
* Masataka Matsutoya, Music Producer
* Hiro Mizushima, Actor (majoring Policy)
* Yusuke Miyazaki, Musician (Keyboardist/Pianist)
* Koyu Ohara, Film director
* Shō Sakurai, Singer, actor, newscaster, member of group Arashi (Economics)
* Koide Keisuke, Actor (majoring in Literature)
* Koji Suzuki, Horror author, author of Ring
* Mariya Takeuchi, Musician (Literature, Dropout)
* Tigarah, Baile Funk emcee
* Yujiro, Actor, Television entertainer, Comedian
* Fumi Yoshinaga, mangaka
* Yukana, voice actress (seiyū) and singer (Law)
* Koji Ishizaka, Actor


Nah,kalo yang ini sebenernya Universitas di Jepang yang paling aku lirik,ahaha

Meiji University




Universitas Meiji (明治大学; Meiji Daigaku; Meidai) adalah salah satu dari dua universitas swasta paling prestisius di Jepang (satunya lagi adalah Universitas Waseda) sementara dua universitas negeri paling prestisius adalah Universitas Keio dan Universitas Rikkyo. Meiji terletak di daerah Kandasurugadai di Tokyo.

Meiji didirikan oleh seorang terpelajar bernama Tatsuo Kishimoto, Kozo Miyagi Misao Yashio pada 1881, dan menjadi universitas penuh pada 1903.


Fakultas

* School of Law
o Department of Law

* School of Commerce
o Department of Commerce

* School of Political Science and Economics
o Department of Political Science
o Department of Economics
o Department of Regional Administration

* School of Arts and Letters
o Department of Literature
o Department of History and Geography
o Department of Social Psychology

* School of Science and Technology
o Department of Electrical Engineering
o Department of Electronics and Communication Engineering
o Department of Mechanical Engineering
o Department of Precision Engineering
o Department of Architecture
o Department of Industrial Chemistry
o Department of Information Science
o Department of Mathematics
o Department of Physics

* School of Agriculture
o Department of Agriculture
o Department of Agricultural Economics
o Department of Agricultural Chemistry
o Department of Life Sciences

* School of Business Administration
o Department of Business Administration
o Department of Accounting
o Department of Business and Culture

* School of Information and Communication
o Department of Information and Communication

Graduate schools

* Graduate School of Law
* Graduate School of Commerce
* Graduate School of Political Science and Economics
* Graduate School of Business Administration
* Graduate School of Arts and Letters
* Graduate School of Science and Technology
* Graduate School of Agriculture
* Graduate School of Governance Studies
* Graduate School of Global Business
* Graduate School of Professional Accountancy

Law school

* Department of Law

Alumni-alumni dari Dunia Entertainment

* Hideki Arai (mangaka)
* Morio Agata (singer)
* Tatsuji Fuse (Korean independence movement custodian)
* Hideo Gosha (film director)
* Masaaki Hatsumi (martial artist, founder of Bujinkan)
* Syu Hiraide (novelist, lawyer)
* Senichi Hoshino (baseball player, manager)
* Toma Ikuta (actor, singer)
* Naoki Inose (political scientist)
* Mao Inoue (actress)
* Sogo Ishii
* Kensuke Isidu (fashion designer)
* Sachio Ito (novelist)
* Kaiji Kawaguchi (mangaka)
* Yuzo Kawashima (film director)
* Kan Kikuchi (novelist)
* Keiko Kitagawa (actress)
* Masaru Kitano (doctor of engineering and TV commentator)
* Takeshi Kitano (film director)[2]
* Daichi Kiyono (actor, rugby player)
* Akira Kobayashi (film actor)
* Yasuo Kobayashi (aikido instructor)
* Masao Koga (composer)
* Keiichiro Koyama (actor, singer (J-pop group NEWS), MC (The Shounen Club))
* Kazufumi Miyazawa (composer, singer)
* Showtaro Morikubo (voice actor, actor, singer)
* Mukai Osamu (actor)
* Toshiyuki Nishida (film actor)
* Kihachi Okamoto (film director)
* Ren Osugi (film actor)
* Toshio Sakai (photographer)
* Kazuhiro Sano (film director and actor)
* Kiyoshi Sasabe (film director)
* Mamoru Sasaki (screenwriter)
* Fusako Shigenobu (activist)
* Tetsuo Shinohara (film director)
* Sohn Kee-chung (marathon runner)
* Yuzo Takada (mangaka)
* Ken Takakura (film actor)
* Noboru Tanaka (film director)
* Eijiro Tono (film actor)
* Naomi Uemura (mountain climber, adventurer)
* Moriteru Ueshiba (Third Aikido Doshu)
* Tatsuro Yamashita (composer, singer)
* Tomohisa Yamashita (actor, singer J-pop group NEWS)
* Yoshihiro Yonezawa
* Inoo Kei (Singer J-Pop group Hey!Say!JUMP,curently study)

Dan yang terakhir,jangan ketinggalan

Aoyama University



Aoyama University adalah Universitas Kristen yang ada di Jepang,didirikan oleh Misionary yang datang ke Jepang,Aoyama University punya Lembaga Pendidikan dari TK sampai Universitas.
Kerennya nih Fakultas,mereka menyediakan iPhones buat para Mahasiswa yang dilengkapi dengan GPS,biar ga ada yang bolos,hayo lo~~~

Undergraduate programs

* College of Literature
* College of Law
* College of Economics
* School of Business
* School of International Politics, Economics and Communication
* School of Cultural and Creative Studies
* College of Science and Engineering
* Evening Division

Graduate programs

* Graduate school of Literature
* Graduate school of Law
* Graduate school of Economics
* Graduate school of Business
* Graduate school of International Politics, Economics and Communication
* Graduate school of Science and Engineering
* Graduate school of International Management
* Law school
* Graduate school of Professional Accountancy
* Graduate school of Cultural and Creative Studies

Research institute

* Research Institute of Aoyama Gakuin University
* Economics Research Center
* Business Law Research Center
* SACRE
* Global Business research Center
* Global Politics and Economy Research Center
* Information Science Research Center
* WTO Research Center
* Center for Advanced Technology
* Center for Machinery Analysis

Campus

* Aoyama Campus (4-4-25, Shibuya, Shibuya, Tokyo, Japan)
* Sagamihara Campus (5-10-1, Fuchinobe, Sagamihara, Kanagawa, Japan)
* Midorigaoka Ground (2-6097-1, Midorigaoka, Sagamihara, Kanagawa, Japan)
* Machida Ground (1571, Kotani, Onoji-cho, Machida, Tokyo, Japan)

Di kampus Aoyama,ada kapel nya juga loh....

Nah,ini daftar Alumni Aoyama University...

Film and television

* Yumi Aso (actress)
* Mariko Do (TV Asahi)
* Mari Hoshino (actress)
* Naomi Kawashima (actress)
* Emi Kobayashi (TV performer)
* Ai Maeda (actress)
* Yoji Matsuda (actor)
* Rie Oh (sports caster)
* Sayaka Ohara (voice actress)
* Ayana Tsubaki (model and TV personality)
* Tetsuya Watari (actor)

Musicians

* Keisuke Kuwata (musician, leader of Southern All Stars)
* Kazuyuki Sekiguchi (musician, member of Southern All Stars)
* Masato Nakamura (musician, member of Dreams Come True)
* Yuko Hara (musician, member of Southern All Stars)
* Shinji Harada (singer)
* Noriyuki Makihara (singer)
* Love Psychedelico (musician)
* Shigeaki Kato (singer, member of NEWS)
* Stephanie (singer)
* Nana Tanimura (singer)

Info tentang jepang yg mungkin anda tidak tahu


1. Di Jepang, angka “4″ dan “9″ tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar “4″ dan “9″. “4″ dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9″ dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii/sengsara”.

2. Orang Jepang menyukai angka “8″. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).

3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu).

4. Drama detektif di TV, bunyi sirene (kyukyusha) biasanya muncul pada menit-menit awal. Di akhir cerita, sebelum perkelahian mati-matian biasanya penjahat selalu menceritakan semua rahasia kejahatannya.

5. Cara baca tulisan Jepang ada dua style : yang sama dengan buku berhuruf Roman alphabet huruf dibaca dari atas ke bawah, dan yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri. Sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).

6. Kita (orang Indonesia) dan rekan-rekan dari Asia Tenggara lainnya umumnya kalau jiko-shokai (memperkenalkan diri) sering memulai dengan “minasan, konnichiwa” atau “minasan, konbanwa”. Mungkin ini karena kebiasaan bahasa Indonesia untuk selalu memulai pidato dengan ucapan selamat malam, dsb. Tapi untuk pendengaran orang Jepang, rasanya janggal, karena mirip siaran berita di TV. Seharusnya dimulai dengan langsung menyebut nama dan afiliasi. Misalnya “Tanaka ken M1 no Anto desu….dst.”, tidak perlu dengan “Minasan..konnichiwa…”.

7. Kesulitan pertama yang muncul dalam urusan administratif di Jepang, kalau ditanya : “family name anda apa ? “, karena kita tidak ada keharusan di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara untuk mencantumkan family name.

8. Kalau kita memperoleh undangan yang meminta konfirmasi hadir atau tidak, biasanya kita harus mengirimkan balik kartu pos. Salah satu manner adalah mencoret huruf 御 pada pilihan : 御欠席 /出席. Juga mencoret akhiran 様 pada nama kita yang tercantum sebagai pengirim pada kartupos tersebut. Ini adalah adat Jepang, agar kita selalu rendah hati, yang ditunjukkan dengan menghindari/mencoret 御 dan 様 pada kartu pos balasan.

9. Kalau kita membubuhkan tanda tangan, kadang akan ditanya orang Jepang : ini bacanya bagaimana ? Kalau di Jepang saat diperlukan tanda tangan (misalnya di paspor, dsb.) umumnya menuliskan nama mereka dalam huruf Kanji, sehingga bisa terbaca dengan jelas. Sedangkan kita biasanya membuat singkatan atau coretan sedemikian hingga tidak bisa ditiru/dibaca oleh orang lain.

10. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak

11. Fotocopy di Jepang self-service, sedangkan di Indonesia di-service.

12. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.

13. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai hanko/inkan/cap. Jenis hanko di Jepang ada beberapa, a.l. jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan.

14. Naik sepeda tidak boleh boncengan (kecuali memboncengkan anak-anak).

15. Ajakan makan bersama belum tentu berarti anda ditraktir, tapi bisa jadi bayar sendiri-sendiri.

16. Di Jepang sulit mencari mesin ketik.

17. Pernah nggak melihat cara orang Jepang menghitung “satu”, “dua”, “tiga”,…. dengan jari tangannya ? Kalau rekan-rekan perhatikan, ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung “satu”, jari kelingking ditegakkan. Menghitung “dua”, jari manis ditegakkan, dst. Kalau orang Jepang, setahu saya, kebalikannya. Mereka selalu mulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang “satu”, maka jarinya akan ditekuk/ditutupkan ke telapak tangan. Misalnya Nggak percaya ? Coba deh…jikken dengan teman Jepang anda.

18. Cara menulis angka : 7 (tujuh). Kebiasaan orang Indonesia selalu menambahkan coret kecil di kaki angka 7 (mirip huruf “NU” katakana : ヌ). Di Jepang selalu dididik menulis 7 persis seperti huruf ketik (tanpa coretan nya orang Indonesia), jadi mirip huruf katakana “FU” (フ) atau “WA” (ワ). Saat saya riset handwriting numeral recognition, saya lihat ratusan tulisan tangan orang Jepang tentang angka 7, dan tidak ada satu pun yang sama dengan yang “made in Indonesia”. Moral of the story : Hati-hati kalau menulis alamat, formulir atau dokumen lainnya di Jepang. Sedapat mungkin usahakan sama dengan standard Jepang. Kalau nggak, belum tentu dapat difahami oleh orang Jepang bahwa anda menulis angka “tujuh”.

Di Jepang Ada Jasa Bantu Onani Bagi Orang Cacat

Di Jepang Ada Jasa bantu onani untuk orang-orang cacat, "whitehands" baru-baru ini menjadi topik yang panas di jepang. Jasa ini ditujukan untuk pelepasan seksual bagi penderita paralisis dan gangguan otot yang tidak dapat [...]
                                                                                                                                                                                                                

Jepang Menciptakan Kursi Roda Yang Bisa Melayang di Udara

Dengan kursi roda yang bisa melayang terbang, nenek atau kakekmu akan dapat menikmati perjalanannya berkeliling di dalam rumah dengan muluz! Arigatou Japan! Benda ini sebetulnya berupa papan yang ditempel dengan sebuah [...]
                                                                                                                                                                                           

 Ubur-Ubur Yang Dapat Menenggelamkan sebuah Kapal di Jepang

Ubur-ubur Nomura adalah ubur-ubur Jepang yang sangat besar. Hal ini dalam ukuran yang sama kelas sebagai ubur-ubur Lionmane, cnidarian terbesar di dunia. Diameter ubur-ubur ini sedikit lebih besar daripada ketinggian rata-rata [...]
ReadmoreUbur-Ubur Yang Dapat Menenggelamkan sebuah Kapal di Jepang

Senin, 05 Desember 2011



ini gambar-gambar tiwi, baru masa percobaan. alhamdulillah lumayan deh gambar ny hhhha^-^

Senin, 21 November 2011

Manfaat Kopi bagi Kecantikan


Di salon atau tempat perawatan kecantikan lain sekarang menyediakan berbagai perawatan dari bahan alami, seperti buah-buahan, sayur-sayuran bahkan kopi pun dapat digunakan untuk merawat kecantikan. Kopi ternyata memiliki banyak khasit untuk kecantikan kulit. Bubuk hitam tersebut dapat kita balurkan ke seluruh tubuh kita. Ini disebut perawatan scrub atau lulur dengan menggunakan kopi. Perawatan ini jika dilakukan secara teratur maka dapat menghaluskan kulit kita dan juga dapat melangsingkan tubuh.
Perawatannya diantaranya adalah kulit di sikat dengan menggunakan sikat khusus untuk tubuh dan kemudian balurkan kopi ke seluruh tubuh sambil di gosok. Kopi yang digunakan adalah biji kopi murni yang ditumbuk yang butirannya masih terasa kasar pada kulit.
Ada beberapa manfaat dari kopi untuk kecantikan:
1. Bisa menghilangkan bekas jerawat, noda hitam dan flek
2. Memperbaiki sirkulasi darah dan memecah lemak ditubuh yang dapat menimbulkan selulit.
3. Memperbaiki kulit yang rusak dan mengangkat sel kulit mati
4. Dapat menjaga kelembaban kulit
5. Dapat menghilangkan bau badan
6. Menetralkan kulit yang teriritasi dan memberikan nutrisi pada kulit
7. Bisa menghilangkan selulit jika dilakukan secara teratur
sumber: http://www.tips-cantik.com

Senin, 14 November 2011

Rahasia Sukses Orang Jepang

Ramadhan yang lalu (2011) membawa nikmat tersendiri bagi saya. Betapa tidak? Pertama, saya diundang beberapa kali oleh stasiun televisi terkait 7 Keajaiban Rezeki yang kebetulan menjadi buku terlaris dan seminar terbesar di Indonesia sepanjang 2010-2011. Kedua, 7 Keajaiban  Rezeki diseminarkan 3 kali di Hongkong dan 2 kali di Jepang, dengan dukungan penuh dari Dompet Dhuafa. Dan tentu saja, selama di Jepang saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan di sejumlah kota. Katakanlah di Tokyo, Chiba, Ibaraki, Tsukuba, Hamamatsu, Yokohama, dan Shizuoka (Gunung Fuji). Nah, selama berada di sana setidaknya ada tiga hikmah pembelajaran yang saya petik. Dan tiga hikmah inilah yang akan saya share kepada Anda. Boleh?
Pertama, keramahan. Jamak diketahui, Tokyo merupakan kota dengan penduduk paling padat sedunia. Lihat saja pusat keramaian di Shibuya, yang kebetulan menjadi lokasi shooting film Hachiko, Too Fast Too Furious (Tokyo Drift), dan Resident Evil terbaru. Di sana, ribuan orang menyeberang jalan setiap menitnya. Benar-benar ribuan. Semuanya bergegas. Namun demikian, mereka tetap menjaga keramahan. Contoh kecil saja, di kereta-kereta mereka masih memberikan prioritas duduk kepada lansia.
Selain itu, mereka juga menghargai pejalan kaki, orang asing, kebersihan, antrian, dan anti-klakson. Walau cenderung individualis khas perkotaan, namun mereka tidak pernah melupakan senyuman dan bungkukan badan ketika berinteraksi. Beberapa kali saya masuk toko dan tidak membeli apapun. Tahu apa yang terjadi? Ternyata si pelayan toko tetap mengantar saya sampai di pintu, membungkukkan badan, dan mengucapkan “Terima kasih banyak,” sambil tersenyum lebar. Ramah kan? Itu tidak jadi membeli lho. Bayangkan, kalau jadi membeli.
Kedua, kejujuran. Bukan cuma paling padat, Tokyo juga kota dengan biaya hidup paling mahal sedunia. Sekadar contoh, untuk menggunakan jasa taksi dari airport Narita ke pusat kota Tokyo, Anda harus merogoh uang hampir Rp 3 juta rupiah! Parkir di pusat kota Tokyo? Hm, jangan ditanya! Per jam bisa habis ratusan ribu rupiah! Saking mahalnya properti di sana, KPR-nya bisa 40 tahun! Kendati dibebani biaya hidup begitu tinggi, anehnya di sana hampir-hampir tidak ada pencurian, penjambretan, dan perampokan.
Bahkan kalau barang Anda tertinggal di suatu tempat, tidak perlu panik. Kembalilah ke tempat tersebut dan ambillah barang Anda. Kemungkinan besar, barang Anda tetap utuh. Lihatlah, betapa jujurnya mereka. Padahal banyak di antara mereka yang tidak beragama. Di KTP mereka saja tidak tercantum agama, karena pemerintah menganggap agama tidak terlalu penting dalam kehidupan bernegara. Kuil terkenal di Meiji-Jingu, Harajuku, hanya menjadi simbol spiritual dan tidak diikat oleh aturan agama tertentu.
Ketiga, harga diri. Jepang adalah negara ulet, jauh dari budaya malas-malasan. Tambahan lagi, mereka punya harga diri, jauh dari budaya meminta-minta. Perlu dicatat, tidak semua orang makmur di sana. Itu sudah fitrah semua negara. Iya kan? Akan tetapi, jangankan meminta-minta, menerima tips saja dianggap memalukan bagi mereka. Baik satpam, janitor, pelayan, atau siapa saja, tidak terbiasa menerima tips. Dalam konteks lain, kerap diberitakan, di sana pejabat-pejabat yang ketahuan korupsi atau sejenisnya, pasti mundur bahkan bunuh diri. Saking malunya! Di Indonesia? Boro-boro mundur. Disuruh mundur saja, masih bersikeras. Boro-boro bunuh diri. Salah-salah, orang lain yang dibunuhnya. Ketahuilah, rezeki berpihak pada mereka yang menjaga harga diri. Seperti yang disinggung di bagian awal buku, inilah mental kaya.
Kembali soal berpuasa di Jepang. Walau saya berpuasa 2 sampai 3 jam lebih lama dibanding di Indonesia, walau saya sama sekali tidak merasakan suasana bulan puasa, walau saya susah sekali mencari tempat sholat dan makanan yang halal, namun semua kendala itu saya anggap ringan. Beneran, ringan. Apalagi setelah saya memetik tiga hikmah di atas. Puasa hendaknya luar biasa. Karena menjadikan kita insan yang lebih jujur dan lebih menjaga harga diri. Itu yang semestinya. Bukankah puasa itu ibadah rahasia dan tidak bisa riya-riyaan? Bukankah puasa itu melatih pengendalian diri bahkan terhadap sesuatu yang halal? Bukankah di bulan puasa digalakkan untuk mengeluarkan sedekah, zakat harta, dan zakat fitrah? Memberi, bukan berharap diberi.
Terakhir, ingatlah. Indonesia merdeka ketika bulan puasa. Fatahillah merebut kembali Sunda Kelapa ketika bulan puasa. Nabi Muhammad memenangkan perang Badar ketika bulan puasa. Bahkan Nabi Muhammad menaklukkan Mekkah ketika bulan puasa. Luar biasa kan? Lha, sudah tahu begitu, apa pantas kita mengisi bulan puasa hanya dengan malas-malasan dan tidur-tiduran? Sungguh, tidak pantas. Tolong dicatat, dalam bulan puasa, kalau diam saja adalah ibadah, apalagi berkata-kata yang baik? Kalau tidur saja ibadah, apalagi bekerja dan bekinerja? Sekali lagi, puasa hendaknya luar biasa! Right?

Tokyo Fashion Week

Jepang Fashion Week 2011

Oleh : Anatasia
Foto : metro.co.uk
Tepat tujuh bulan yang lalu Jepang Fashion Week dibatalkan, dikarenakan musibah tsunami yang menimpa Jepang pada waktu itu. Jepang memfokuskan diri untuk membenahi tata ruang serta lebih mengutamakan kesejahteraan rakyatnya yang banyak terkena dampak tsunami tersebut. Selain itu, tragedi yang tsunami yang terjadi membuat para desainer yang turut andil dalam Jepang Fashion Week tidak bisa memproduksi koleksinya dengan sempurna sehingga mengkhawatirkan koleksi yang akan ditampilkan tidak maksimal.

Kemudian pada bulan Juli kemarin IMG berusaha untuk menyelamatkan Jepang Fashion Week dan pertanggungjawaban terhadap para seponsor yang telah mendukung acara tersebut seperti Maybelline, DSL dan ShopStyle. Dan akhirnya Jepang Fashion Week pun akhirnya bisa dilaksanakan pada hari Minggu lalu.

"Kami mengharapkan fashion week bisa berjalan bersamaan seperti fashion week di negara-negara lain," ungkap Akiko Shinoda, direktur Jepang Fashion Week Organization. Karena keterlambatan Jepang Fashion Week, Jepang melakukan beberapa gebrakan. Desainer Paul Smith dalam pagelaran pertama Jepang Fashion Week, mengeluarkan womenwear dan menswear secara bersamaan.

Label fashion Etw. Vonneguet, yang tadinya direncanakan tampil pada bulan Maret tetap akan tampil pada Jepang Fashion Week, "Saya mengerti dengan situasi yang terjadi, sehingga saya tidak akan menarik kesempatan untuk memamerkan koleksi terbaru walaupun sudah lewat dari tanggal yang ditetapkan"