Laman

Senin, 14 November 2011

Tokyo Fashion Week

Jepang Fashion Week 2011

Oleh : Anatasia
Foto : metro.co.uk
Tepat tujuh bulan yang lalu Jepang Fashion Week dibatalkan, dikarenakan musibah tsunami yang menimpa Jepang pada waktu itu. Jepang memfokuskan diri untuk membenahi tata ruang serta lebih mengutamakan kesejahteraan rakyatnya yang banyak terkena dampak tsunami tersebut. Selain itu, tragedi yang tsunami yang terjadi membuat para desainer yang turut andil dalam Jepang Fashion Week tidak bisa memproduksi koleksinya dengan sempurna sehingga mengkhawatirkan koleksi yang akan ditampilkan tidak maksimal.

Kemudian pada bulan Juli kemarin IMG berusaha untuk menyelamatkan Jepang Fashion Week dan pertanggungjawaban terhadap para seponsor yang telah mendukung acara tersebut seperti Maybelline, DSL dan ShopStyle. Dan akhirnya Jepang Fashion Week pun akhirnya bisa dilaksanakan pada hari Minggu lalu.

"Kami mengharapkan fashion week bisa berjalan bersamaan seperti fashion week di negara-negara lain," ungkap Akiko Shinoda, direktur Jepang Fashion Week Organization. Karena keterlambatan Jepang Fashion Week, Jepang melakukan beberapa gebrakan. Desainer Paul Smith dalam pagelaran pertama Jepang Fashion Week, mengeluarkan womenwear dan menswear secara bersamaan.

Label fashion Etw. Vonneguet, yang tadinya direncanakan tampil pada bulan Maret tetap akan tampil pada Jepang Fashion Week, "Saya mengerti dengan situasi yang terjadi, sehingga saya tidak akan menarik kesempatan untuk memamerkan koleksi terbaru walaupun sudah lewat dari tanggal yang ditetapkan"

1 komentar: